Profile

Mbah Shodiq

  • Malang
  • Penjual Roti Goreng

Alhamdulillah, hari Rabu kemarin tanggal 11 Mei 2016, kami bisa berkunjung ke rumah Mbah yang ada di daerah Karangploso. Ternyata, selain tinggal dengan istri dan dua anaknya yang masih kecil-kecil (SD dan SMP), Mbah juga tinggal dengan mertuanya yang sudah sangat tua dan mulai sakit-sakitan.

Demi dua orang anaknya yang masih butuh biaya sekolah, Mbah Shodiq tidak pernah sedikitpun mengeluh, walaupun di usianya yang telah menginjak 85 tahun, Mbah masih harus keliling menjajakan roti gorengnya dari jam 5 pagi sampai jam 12 siang, yang upahnya pun tak seberapa, hanya sekitar 20ribu per hari :'( .

Didasari rasa bakti yang besar terhadap suaminya, istri Mbah pun ikhlas bekerja jadi buruh rumah tangga dengan upah sekitar 50ribu/kepala rumah tangga, demi membantu Mbah memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecil mereka sehari-harinya. Alhamdulillah, anak-anak Mbah juga termasuk murid yang berprestasi, sehingga bisa meringankan beban orang tuanya dengan beasiswa yang mereka dapat.

Mbah bilang, dulunya Mbah pernah kerja jadi supir pribadi, tapi karena bos tempat beliau dulu bekerja meninggal, akhirnya Mbah memutuskan untuk mengundurkan diri. Mbah juga pernah mendapatkan bantuan renovasi rumah dari KORAMIL setempat.

Belajar dari cerita Mbah Shodiq, kita harus selalu berusaha dan pantang menyerah karena rejeki datang tidak hanya dengan ditunggu melainkan dijemput dengan terus berupaya mengerjakan apapun yang bisa dilakukan, yang penting halal.

Semoga rejeki Mbah lancar ya, Mbah! Sehat terus Mbah!

Share this story :